Kab. Mojokerto (MTsN 2 Mojokerto) – Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) adalah bentuk evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah dalam Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya. Oleh karena itu, Kepala Madrasah pertu mengadakan Bimtek AKMI bagi Guru dan Pegawai MTsN 2 Mojokerto, Rabu (17/05).

Panitia Bimtek AKMI Husnuz Zaimah menyampaikan Bimtek dilaksanakan pukul 07.00-15.30 WIB, bertempat di Aula lantai 2 MTsN 2 Mojokerto, dengan materi praktik pembuatan soal Literasi dan Numerasi. Yang memberi materi Bimtek adalah Narasumber tingkat nasional Husnuz Zaimah dan Pengawas dari Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto Moh. Romli.

Kepala madrasah Nur Kholis dalam sambuatannya menyampaikan fungsi AKMI sebagai pertama, untuk mendiagnosis kompetensi peserta didik dan tindak lanjut perbaikan pembelajaran. Kedua, sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan madrasah. Ketiga, sebagai bahan dalam penyusunan program maupun intervensi kebijakan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah.

Selain itu, Ia sampaikan sasaran AKMI adalah peserta didik kelas V MI, kelas VIII MTs, dan kelas XI MA/MAK. “Setelah mengikuti bimtek ini diharapkan Bapak/Ibu guru ada rencana tindak lanjutnya, agar setelah di Bimtek tidak lupa atau terabaikan”, imbuh  Nur Kholis.

Dengan Bimtek AKMI ini, “Mari kita jadi bagian dari perubahan untuk menjadikan pendidikan Indonesia lebih baik di masa learning loss ini,” ungkapnya

Narasumber berdua Husnuz Zaimah dan Moh. Romli secara bergantian menyampaikan materi soal literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya. Serta bentuk soal AKMI. Dan narasumber sampaikan soal AKMI terdiri beberapa bentuk yaitu pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (kemungkinan jawaban benar lebih dari satu), menjodohkan, dan isian singkat. (S. Edi)

Leave a Comment