Kab. Mojokerto (MAN 2 Mojokerto). Rasulullah bersabda, ”Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR Bukhari dan Muslim).

Kecelakaan yang dialami siswa MAN 2 Mojokerto, Aditya Ning Ratri (XII IPS 3) pada tanggal 13 September 2021 menggerakkan keluarga besar MAN 2 Mojokerto untuk memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban yang tergolong kurang mampu.

Seperti dituturkan orang tua Ratri, anaknya mengalami kecelakaan tunggal saat akan berangkat ke madrasah di jalan Brangkal. Ratri sempat dilarikan ke RS. Sakinah dan dirawat beberapa hari di sana.

“Sumbangan terbuka atau donasi, sudah menjadi tradisi di madrasah ini. Kita semua adalah saudara dalam keluarga besar MAN 2 Mojokerto. Jadi bila ada yg sedang tertimpa musibah, maka kita semua juga ikut merasakannya. Solidaritas kemanusiaan ini perlu dipupuk untuk membangun kekeluargaan yang hangat di madrasah.” tutur Agus Tiono, Kepala Madrasah tadi siang di kantornya (17/9) saat menerima laporan perolehan donasi.

Sumbangan terbuka yang diberikan oleh Guru, Pegawai dan Wali murid dilakukan dengan dua cara yaitu transfer bank dan serkileran kotak yang diedarkan.

Kegiatan donasi terbuka dilaksanakan dalam 2 (dua) hari dan terkumpul uang sebesar Rp. 3.500.000.  Sumbangan tersebut telah diserahkan oleh Nuryati, Wali kelas XII IPS 3 mewakili madrasah dan diterima langsung oleh Ibunda Aditya Ratri malam ini di rumahnya. (17/9). Sementara kondisi Ratri sendiri sudah berangsur membaik, tinggal bengkak dan memar di beberapa bagian wajahnya yang terlihat.

Keluarga Aditya Ratri menerima dengan penuh rasa syukur dan berterima kasih kepada para dermawan semua. Seraya mendoakan semoga kebaikan para dermawan diganti Allah SWT dengan kebaikan yang berlipat pula. (LIA)

Leave a Comment