





Kab. Mojokerto (MTsN 2 Mojokerto) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, maka keluarga besar MTsN 2 Mojokerto melaksanakan Khotmil Qur’an, Istighosah, dan Do’a yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Jum’at (2/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur serta permohonan keberkahan bagi institusi di bawah naungan Kementerian Agama.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring, melalui zoom meeting di ruang guru MTsN 2 Mojokerto. Kegiatan ini diikuti Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) baik ASN, PPPK penuh waktu, dan PPPK paruh waktu. Acara dimulai pukul 07.001-1.00 WIB Khotmil Qur’an dilanjutkan pukul 13.00-13.30 WIB Doa Khotmil Qur’an berikutnya pukul 13.30-14.00 WIB Istighosah dan Doa Munajat HAB di penghujung acara pukul 14.00-15.00 WIB Pembinaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Bapak Dr. KH. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.
Dalam sambutannya Kepala MTsN 2 Mojokerto Misbakhul Arifin menyampaikan bahwa, kegiatan doa bersama ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritual dan keiklasan dalam bekerja. “Melalui Khotmil Qur’an, Istighosah, dan Munajat, kita memohon pertolongan kepada Allah SWT, agar setiap langkah pengabdian kita senantiasa diberkahi, dilindungi, dan bernilai ibadah,” tuturnya.
“Memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan Kementerian Agama dalam mengemban amanah mengabdi kepada umat dan bangsa Indonesia,” ujar Misbakhul Arifin.
Ia juga menegaskan bahwa, peringatan HAB Kemenag ke-80 hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, melainkan sebagai sarana refleksi untuk meningkatkan integritas, profesionalitas, dan komitmen pelayanan dilingkungan Kementerian Agama, khususnya di MTsN 2 Mojokerto.
Kepala MTsN 2 Mojokerto Misbakhul Arifin mengulang arahan Kakanwil, menekankan bahwa, pentingnya sinergi, dedikasi, dan profesionalitas GTK dalam menjalankan sebagai pendidik. Melalui peringatan ini, diharapkan semangat baru bagi civitas akademika MTsN 2 Mojokerto, untuk terus mencetak generasi yang unggul dan berakhlakul karimah. (S. Mustaqim)