Kab. Mojokerto (MTsN 2) – Sebanyak 13 guru dan 12 siswa MTsN 2 Mojokerto mengikuti kegiatan sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) pada Selasa (9/6/2026). Acara yang berlangsung di ruang unsur pimpinan ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB dengan menerapkan diskusi yang interaktif.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala MTsN 2 Mojokerto, Misbakhul Arifin. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (P2KBP2) Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, ilmu yang diberikan sangat krusial agar guru dan siswa mendapatkan pengetahuan komprehensif mengenai isu kependudukan sejak dini.

Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Kabupaten Mojokerto, Eka Yuli Setyawan. Ia memaparkan maksud dan tujuan dari program SSK. Eka menjelaskan bahwa SSK bertujuan untuk mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam proses pembelajaran, sehingga generasi muda memiliki tanggung jawab moral terhadap masa depan demografi bangsa.

Memasuki sesi inti, materi pertama mengenai Generasi Berencana (Genre) disampaikan oleh Nisak, perwakilan dari Dinas P2KBP2 Kabupaten Mojokerto. Nisak menekankan pentingnya remaja merencanakan masa depan dan menghindari pernikahan dini. Selanjutnya, materi kedua dibawakan oleh Irma, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Sooko, yang mengulas tentang implementasi nyata program kependudukan di tingkat lokal.

Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab. Bagian akhir ini berlangsung sangat dinamis karena para peserta SSK, baik guru maupun siswa, tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait materi yang telah disampaikan. Melalui sosialisasi ini, MTsN 2 Mojokerto berkomitmen penuh untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang tanggap, siaga, dan peduli terhadap isu-isu kependudukan demi mencetak generasi emas yang berkualitas. (S.Umroh)