Kab. Mojokerto (MTsN 2 Mojokerto) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Mojokerto, Muttakin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di MTsN 2 Mojokerto, pada Sabtu (17/01). Bimtek KBC diikuti GTK sebanyak 68 orang terdiri dari unsur pimpinan, guru, dan pegawai. Kegiatan dilaksanakan di auditorium ruang guru MTsN 2 Mojokerto.

Kakankemenag dan Pengawas MTs Kabupaten Mojokerto langsung masuk auditorium ruang guru MTsN 2 Mojokerto. Acara seremonial sambutan pembukaan Bimtek dan pembinaan oleh Kakankemenag Kabupaten Mojokerto. Sebelum sambutan Kakankemenag, ada sambutan dari Kepala MTsN 2 Mojokerto.

Kepala MTsN 2 Mojokerto Misbakhul Arifin melaporkan kepada Kakankemenag Kabupaten Mojokerto, kondisi madrasah tentang Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPSB) tapel 2025/2026 mengambil 10 rombel dengan kurun waktu tiga hari, dan target tapel 2026/2027 mengambil 10 rombel dengan kurun waktu satu hari. Dengan menerima kelas peminatan yaitu satu kelas Tahfidz, satu kelas Multimedia, satu kelas Bahasa, dan tujuh kelas Reguler.

Kepala madrasah melaporkan Bimtek KBC dilaksanakan tiga hari mulai hari Kamis s.d. Sabtu, tanggal 15 s.d. 17 Januari 2026. dengan rundown kegiatan pembukaan sekaligus pembinaan GTK oleh Kakankemenag, filosofi KBC, implementasi KBC intra kurikuler, panca cinta, panca cinta 2 dan penugasan, implementasi KBC ekstra kurikuler penutupan Bimtek oleh Kasi Pendma. Dengan narasumber Mochammad Zaenuri, Sutrisno, Edi Suwanto.

Dalam sambutannya Kakankemenag Muttakin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Madrasah Misbakhul Arifin, para Unsur Pimpinan serta Bapak/Ibu Guru dan Pegawai MTsN 2 Mojokerto, yang sudah ikut memajukan dunia pendidikan. Kakankemenag tidak ragu lagi, karena aktif mengadakan kegiatan pelatihan-pelatihan untuk menambah wawasan para guru MTsN 2 Mojokerto. Kepala Kantor selalu mendukung apa yang menjadi inovasi madrasah.

Kakankemenag menekankan pentingnya membawa nilai citra dalam proses pembelajaran. Menurutnya, “citra adalah nilai universal yang dapat memudahkan jalan dalam segala urusan dunia pendidikan. Semoga kegiatan ini bisa menjadi spirit untuk terus menjadikan madrasah lebih bermutu dan berkembang,” imbuhnya.

Bimtek di tutup oleh Kasi Pendma Masruchan, dalam sambutan penutupannya menyampaikan bahwa, “Kurikulum cinta bukan merubah kurikulum merdeka, tetapi bersinergi dengan nafas cinta,” jelasnya.

“Dengan KBC siswa senang, nyaman, dan dapat membentuk karakter siswa sabar dan empati,” harapan Kasi Pendma Masruchan. (S. Zaim)