{"id":15900,"date":"2026-03-26T00:20:34","date_gmt":"2026-03-26T00:20:34","guid":{"rendered":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/?p=15900"},"modified":"2026-03-30T00:20:14","modified_gmt":"2026-03-30T00:20:14","slug":"banyak-warga-menikah-setelah-lebaran-kemenag-layanan-kua-tetap-jalan-di-tengah-kebijakan-wfa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/2026\/03\/26\/banyak-warga-menikah-setelah-lebaran-kemenag-layanan-kua-tetap-jalan-di-tengah-kebijakan-wfa\/","title":{"rendered":"Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA"},"content":{"rendered":"\n<div id=\"section-g-pl0v57d\" class=\"wp-block-gutentor-e6 section-g-pl0v57d gutentor-element gutentor-element-image\"><div class=\"gutentor-element-image-box\"><div class=\"gutentor-image-thumb\"><img decoding=\"async\" class=\"normal-image\" src=\"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/news.jpeg\" \/><\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<p><em>Siaran Pers<\/em><br><em>Kementerian Agama<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Jakarta (Kemenag) \u2014 Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Dari 2023 &#8211; 2025, pencatatan pernikahan mencapai angka 667.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah animo masyarakat yang tinggi, Kemenag memastikan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan di tengah penerapan kebijakan <em>Work From Anywhere<\/em> (WFA). Masyarakat tetap dapat mengakses layanan keagamaan, khususnya pencatatan nikah dan layanan administrasi lainnya secara normal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa kebijakan WFA tidak mengurangi kualitas maupun akses layanan yang diberikan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, terutama layanan yang bersifat langsung seperti pencatatan pernikahan,\u201d ujar Thobib di Jakarta, Rabu (25\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Thobib menjelaskan, Kemenag telah mengatur pola dan jam kerja agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Sistem kerja kombinasi antara kehadiran fisik dan layanan berbasis digital untuk menjamin keberlangsungan layanan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan masyarakat tetap terlayani dengan baik,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, layanan KUA juga telah berbasis digital, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan online untuk pendaftaran dan informasi. Misalnya, pencatatan pernikahan melalui https:\/\/simkah4.kemenag.go.id\/ untuk mempermudah akses tanpa harus datang langsung ke kantor. Ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMasyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh layanan KUA tetap berjalan dengan standar pelayanan yang sama,&#8221; tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Biro Humas dan Komunikasi Publik<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siaran PersKementerian Agama Jakarta (Kemenag) \u2014 Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Dari 2023 &#8211; 2025, pencatatan pernikahan mencapai angka 667.000. Di tengah animo masyarakat yang tinggi, Kemenag memastikan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan di tengah penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Masyarakat&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15900","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15900"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15902,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15900\/revisions\/15902"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}