{"id":15898,"date":"2026-03-20T15:31:48","date_gmt":"2026-03-20T15:31:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/?p=15898"},"modified":"2026-03-26T00:18:05","modified_gmt":"2026-03-26T00:18:05","slug":"ucapkan-selamat-idulfitri-menag-puasa-perkuat-empati-dan-peduli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/2026\/03\/20\/ucapkan-selamat-idulfitri-menag-puasa-perkuat-empati-dan-peduli\/","title":{"rendered":"Ucapkan Selamat Idulfitri, Menag: Puasa Perkuat Empati dan Peduli"},"content":{"rendered":"\n<div id=\"section-g-2ssanms\" class=\"wp-block-gutentor-e6 section-g-2ssanms gutentor-element gutentor-element-image\"><div class=\"gutentor-element-image-box\"><div class=\"gutentor-image-thumb\"><img decoding=\"async\" class=\"normal-image\" src=\"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/menag1.jpeg\" \/><\/div><\/div><\/div>\n\n\n\n<p><em>Siaran Pers<\/em><br><em>Kementerian Agama<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial. Menurutnya, Ramadan bukan hanya sekadar ritual menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih peduli dan berempati.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPuasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan,\u201d demikian disampaikan Menag dalam pesan Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Jakarta, Jumat (20\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Menag menjelaskan, gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya Ramadan sekaligus menjadi simbol kemenangan spiritual, yaitu kemampuan menjaga nilai-nilai Ramadan sampai sebelas bulan mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKemenangan sejati bukanlah sekadar kembalinya kita pada rutinitas, tetapi keberhasilan menjaga nyala api kesalehan,\u201d ungkap Menag.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga mengingatkan bahwa Idulfitri adalah momentum untuk menyemai kebaikan dan meraih keberkahan. Keberkahan, kata Menag, hanya hadir pada hati yang terbuka dan pada mereka yang aktif menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, Menag mengajak umat Islam untuk tidak membiarkan semangat Ramadan berakhir seiring datangnya Idulfitri. Nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan kepedulian yang telah dilatih selama Ramadan harus terus dijaga dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSelamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kerukunan bagi bangsa Indonesia,\u201d tandas Menag.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Biro Humas dan Komunikasi Publik<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siaran PersKementerian Agama Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial. Menurutnya, Ramadan bukan hanya sekadar ritual menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih peduli dan berempati. \u201cPuasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15898","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15898"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15898\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15899,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15898\/revisions\/15899"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}