{"id":15847,"date":"2026-02-25T03:58:56","date_gmt":"2026-02-25T03:58:56","guid":{"rendered":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/?p=15847"},"modified":"2026-02-25T03:58:57","modified_gmt":"2026-02-25T03:58:57","slug":"siaran-perskementerian-agama-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/2026\/02\/25\/siaran-perskementerian-agama-2\/","title":{"rendered":"Siaran PersKementerian Agama"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><em>Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran 2026<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 sudah masuk ke rekening penerima sebelum lebaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pencairan BOP RA dan BOS Madrasah bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi menjaga stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam di momentum krusial menjelang hari raya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTarget kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,\u201d ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (24\/2\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPresiden Prabowo sangat memperhatikan guru dan pendidikan. Pencairan BOP RA dan BOS Madrasah menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, anggaran yang akan dicairkan pada tahap I ini mencapai Rp4,5 triliun, terdiri atas: Rp428 miliar anggaran BOP RA dan Rp4,1 triliun anggaran BOS Madrasah. \u201cAnggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 31ribu RA dan 52ribu madrasah swasta.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Skema Baru, Ritme Baru<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan, tahun ini, pemerintah mengubah pola distribusi anggaran BOP RA dan BOS Madrasah. Jika sebelumnya dana disalurkan per triwulan, mulai 2026 mekanismenya dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun\u2014berbasis semester.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Amien Suyitno, skema baru ini disebut lebih adaptif terhadap kebutuhan riil madrasah dan RA, sekaligus menyederhanakan proses administrasi. Namun, percepatan itu juga menuntut kedisiplinan tinggi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator lembaga hingga kantor wilayah di daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDengan skema baru ini, sinkronisasi data dan ketepatan waktu pengajuan sangat penting agar tidak terjadi hambatan teknis yang berujung keterlambatan pencairan,\u201d sebut Amien Suyitno.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, memastikan seluruh proses pencairan dana BOP RA dan BOS Madrasah 2026 dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama. Menurut dia, digitalisasi bukan sekadar formalitas, melainkan upaya mempercepat verifikasi dan meminimalkan potensi kesalahan administratif.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejalan dengan itu, ada dua tahapan yang harus dicermati pengelola RA dan Madrasah. Pertama, pengajuan berkas mulai 22 Februari sampai 3 Maret 2026. Kedua, verifikasi berkas dari 22 Februari sampai 4 Maret 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Nyayu Khodijah mengigatkan, kelalaian sekecil apa pun dalam pengunggahan dokumen dapat berdampak langsung pada jadwal pencairan. \u201cPastikan seluruh dokumen lengkap dan diunggah tepat waktu. Jangan sampai keterlambatan administratif menghambat hak lembaga,\u201d tegas Guru Besar UIN Raden Fatah itu.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Biro Humas dan Komunikasi Publik<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" src=\"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549117-1024x684.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-15848\" srcset=\"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549117-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549117-300x200.jpg 300w, https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549117-768x513.jpg 768w, https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549117.jpg 1504w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" src=\"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549120-1024x684.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-15849\" srcset=\"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549120-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549120-300x200.jpg 300w, https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549120-768x513.jpg 768w, https:\/\/kemenagmojokerto.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/1002549120.jpg 1533w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran 2026 Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 sudah masuk ke rekening penerima sebelum lebaran. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pencairan BOP RA dan BOS Madrasah bukan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15847","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15847"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15850,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15847\/revisions\/15850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kemenagmojokerto.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}