Kab. Mojokerto (MTsN 2 Mojokerto) – Zoom Clout Meeting sebuah aplikasi atau software yang digunakan untuk media komunikasi jarak jauh berupa konferensi video. Rapat online, hingga chating, dan doa bersama. Dengan software ini, mengurangi resiko penularan covid-19. Zoom tidak harus menggunakan laptop atau PC, aplikasi ini dapat menggunakan Handphone atau Smartphone.

Dan pada Selasa (27/07) pukul 08.00 WIB, MTsN 2 Mojokerto mengadakan doa bersama dengan menggunakan zoom meeting, yang terlaksana atas ide Kepala MTsN 2 Mojokerto, Nur Kholis yang disampaikan kepada Waka Humas Husnuz Zaimah. Hal ini dilaksanakan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

Nur Kholis mengatakan bahwa dalam kegiatan doa bersama akan dihadiri Pengawas dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto dan diwajibkan kepada segenap guru dan pegawai baik ASN atau non ASN MTsN 2 Mojokerto untuk mengikuti doa bersama melalui zoom meeting dengan kode Meeting ID dan Passcode yang telah disiapkan.

Ia juga mengatakan kepada seluruh guru, zoom ini dapat digunakan dalam media mengajar kepada siswa di masa pandemi Covid-19. Guru bisa melihat siswa/siswinya mengikuti materi dan siswa/siswi pun juga dapat melihat gurunya yang mengajar dalam zoom tersebut. Tentu, sebelumnya Guru harus membuat aplikasi zoomnya, dengan memberi nomor kode “Meeting ID dan Passcode”. Dengan begitu siswa/siswi bisa melihat guru yang mengajar dan guru bisa melihat siswa/siswinya yang mengikuti pelajaran dengan baik.

Doa Bersama dipandu oleh Ustadz Abaid Dluhawy selaku pembina agama MTsN 2 Mojokerto. Doa yang dibacakan Istiqosah dan Tahlil.

“Tujuan doa Bersama adalah mendoakan warga MTsN 2 Mojokerto selalu sehat dan berikutnya mendoakan agar virus Covid-19 musnah dari bumi Indonesia khususnya dan umumnya seluruh dunia” ujar Husnuz Zaimah.

Husnuz Zaimah mengharap kepada segenap Guru dan Pegawai di masa pandemi Covid-19 ini, tetap melaksanakan protokol kesehatan yaitu menerapkan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjahui kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Ia katakan juga jangan dianggap sepele virus Covid 191 ini. (SKN. Zaim)  

Leave a Comment